: (+62967) 587726     : kanreg9jpr@gmail.com


BKN Kembali melaksanakan kegiatan Pendekatan Pelayanan Kepegawaian (P2K) Tahun 2019

Dipost : 20:03:18, 22 Feb 2019
BKN Kembali melaksanakan kegiatan Pendekatan Pelayanan Kepegawaian (P2K) Tahun 2019

Keterangan Gambar :

Jayapura, Bertempat di Aula Cenderawasih Kantor Regional IX BKN Jayapura, Kepala Kantor Regional IX BKN Jayapura bersama Kepala BKN Pusat beserta Sekretaris Daerah Provinsi Papua melakukan pembukaan kegiatan Penilaian Potensi Dan Kompetensi Pejabat Pengawas Dalam  Rangka Pendekatan Pelayanan Kepegawaian (P2K). Kegiatan tersebut dilaksanakan menindaklanjuti Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 9 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat yang secara khusus menargetkan pada wilayah terdepan (perbatasan), terpencil, dan tertinggal (12/2).

BKN melalui Pusat Penilaian Kompetensi (Puspenkom) melaksanakan program P2K dengan fokus kegiatan pada pelaksanaan penilaian potensi dan kompetensi pejabat Pengawas. Adapun alasan  dalam pemilihan pejabat Pengawas  sebagai objek yang dinilai, karena para pejabat Pengawas merupakan garda terdepan dalam pemberian layanan kepada masyarakat. Pejabat yang ditugaskan pun haruslah pejabat-pejabat yang memiliki kompetensi yang tinggi serta didukung oleh karakter psikologis yang positif, antara lain
tanggung jawab, dorongan berprestasi, kepercayaan diri, stabilitas emosi, serta sikap kerja yang baik.
Kegiatan penilaian potensi dan kompetensi Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua ini dilaksanakan pada hari Rabu s.d. Jumat tanggal 13 s/d 15 Februari 2019.

Pada tanggal 12 Februari 2019, Tim dari BKN pusat tiba di wilayah kerja Kantor Regional IX BKN Jayapura dan selanjutnya dilaksanakan  Pengarahan/Pembekalan oleh Kepala BKN, Kepala Kantor Regional, dan Sekda Provinsi Papua.

Untuk mencapai peningkatan kompetensi ASN, menurut kepala BKN Bima Haria Wibisana, terlebih dahulu diperlukan proses pemetaan terhadap kompetensi individual ASN yang dilakukan melalui metode Assessment Center. “Data hasil pemetaan kompetensi individual ASN ini, kemudian akan digunakan sebagai database profil kompetensi yang berisi gambaran kekuatan dan kelemahan SDM dari segenap ASN yang dimiliki instansi daerah di wilayah Papua, serta berguna untuk pembinaan dan pengembangan terhadap kesenjangan atau gap antara kompetensi individual pegawai dengan kompetensi yang dipersyaratkan jabatannya,” ujar Kepala BKN.

Selain itu kepala Kantor Regional IX Paulus Dwi Laksono menyampaikan bahwa keterlibatan pemerintah daerah dalam melakukan pendampingan sebaiknya juga dilakukan secara berkesinambungan dan konsisten. Menurutnya keterlibatan tersebut hendaknya disertai dengan proses monitoring dan evaluasi yang memadai dalam implementasinya. Selain berkesinambungan, diharapkan kegiatan P2K dapat memberikan umpan balik, pengembangan dan peningkatan kompetensi. “Pasca kegiatan penilaian potensi dan kompetensi dapat diikuti dengan memberikan umpan balik dan upaya-upaya pengembangan dan peningkatan kompetensi ASN di Papua,” ujar Kepala Kanreg IX BKN.

Search

Berita Foto

Blog Tags